Rabu, 18 Maret 2009

KETAATAN KEPADA ALLOH

Pengunjung Pengajian Akbar Uzt. Jefry Al Buchori Di Lapangan Halaman Depan Poltekkes Depkes Yogyakarta

Ketaatan berarti menerima segala sesuatu apa yang diperintahkan oleh yang membuat ketentuan ( hukum ) baik perintah itu suka ataupun tidak suka ::bade dihidengkeun atawa dibodaskeun kuringmah narima:: Apalagi kita disuruh untuk hanya taat kepada Alloh dan Rasulnya baik itu perintah ataupun larangannya tanpa reserve. dengan perintah SQ:2:218 yang artinya…

Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu sekalian kepada islam secara kaffah ( totalitas ), dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata.

Alloh menyuruh kepada orang beriman supaya taat secara komprensif hanya kepadanya dan dengan segala aturannya. Bagi orang-orang beriman yang meyakini akan sistem Alloh, ia diharuskan untuk taat, Sami'na Wa atho'na.

seiring dengan berjalannya detik, menit bahkan waktu yang begitu singkat kita seolah-olah lupa dengan apa yang telah kita ikrarkan kepada Alloh dan rasulnya, Padahal dengan begitu sadar dan jelas ikrar telah terjadi, secara otomatis jiwa raga kita telah diperjualbelikan kepada Allah.

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka..." ( 9 : 111 )

Jangan sampai seperti ikrarnya orang munafik kepada Alloh yang termaktub dalam Al-Quran Surat 9 : 75 yang isinya

" Dan diantara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Alloh,"Sesungguhnya jika Alloh memberikan karunianya kepada kami, pastilah kami akan bersegera dalam kebaikan ( bersedekah ) dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh"


serta keengganan orang munafik untuk berjihad dijalan Alloh yang terdapat dalam Al-Quran Surat 9 : 86 yang isinya

"Dan apabila diturunkan sesuatu surah (yang memerintahkan kepada orang munafik itu),"Berimanlah kamu kepada Alloh dan berjihadlah beserta Rasul-nya",niscaya orang-orang yang sanggup diantara mereka meminta izin kepadamu ( untuk tidak berjihad ) dan mereka berkata,"Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk"

Padahal uzur ( alasan ) yang dibenarkan oleh Alloh dalam ke tidak ikutannya seseorang untuk tidak berjihad adalah :

"Tiada dosa ( lantaran tidak pergi berjihad ) atas orang-orang lemah, orang- orang sakit, dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Alloh dan Rasulnya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik Dan Alloh Maha pengampun lagi maha penyayang. ( SQ. 9 : 91 )

::Naa'udzubillahimindzalik::

Mudah-mudahan Alloh tidak menjadikan kita sebagai orang-orang penentang Aturan Alloh serta jangan sampai kita termasuk golongan atau yang mempunyai sifat munafik karena balasannya ialah :

1) Musuh orang-orang yang beriman dan tempat tinggal mereka adalah Neraka Jahannam ( QS. 9 : 73 )

2) Kemunafikan Dosa yang tidak diampuni oleh Alloh ( QS. 9 : 80 )

3) Tidak boleh mensholatkan Orang Munafik ( SQ. 9 : 84 )

Maka untuk itu kita bisa bercermin kepada diri kita sendiri, betulkan niat dari sekarang jangan sampai sikap kita yang merugikan. Sami'na Wa atho'na kita pegang dari awal ikrar sampai ajal datang. Hilangkan yang namanya Sami'na Wa ashoina yang artinya kami mendengar tetapi kami ingkar ataupun Sami'na Wa analis wa atho'na yang artinya kami mendengar tetapi kami menganalis dulu apa itu baik untuk kita atau tidak dan kalau baik kita taat. Padahal jawaban orang mukmin apabila dipanggil kepada Alloh dan Rasulnya mereka mengucapkan "Kami mendengar dan kami patuh ". (QS. 24 : 53 )

Wallahu a’lam

Di Posting Oleh : Dorin Mutoif, Alumni SKI Periode Kepengurusan 2006
______________

Manajemen Dakwah Kampus

Iftor Dengan Anak-anak Di panti Asuhan Di daerah Pingit, daerah Istimewa yogyakarta


Da’wah dikampus tidak bisa dilepaskan dari peran LDK atau Lembaga Da’wah Kampus yang ada hampir disetiap kampus perguruan tinggi yang ada di Indonesia saat ini. Menurut Khittah LDK, LDK adalah suatu lembaga yang dikelola mahasiswa, bergerak dalam da’wah Islam di kampus untuk menegakkan kalimah Allah dengan amar ma’ruf nahi mungkar. Masyarakat kampus sebagai objek utamanya dan mahasiswa merupakan unsur terpentingnya. Untuk mencapai tujuannya, LDK setidaknya harus memainkan fungsi sebagai berikut:

1. LDK sebagai Media Pembinaan Umat
Ini merupakan peran utama LDK dan yang selama ini telah kita mainkan. Dalam hal ini, LDK memiliki kedudukan strategis mengingat jangkauanya untuk melakukan aktivitas pembinaan umum kepada civitas akademika secara luas dan masyarakat sekitar kampus. Perlu penajaman arah mafhum yang hendak dituju sehubungan dengan situasi masyarakat yang lebih terbuka dan kondusif bagi proses Islamisasi.
Keberhasilan dalam memainkan fungsi ini akan menentukan peran-peran berikutnya. Sudah saatnya penyelengaraan kegiatan da’wah yang asal-asalan harus ditinggalkan.

2. LDK sebagai Artikulator
LDK sebagai artikulator, LDK dapat berperan sebagai penyambung aspirasi umat, baik dalam hal menyerukan yang ma’ruf maupun menghilangkan yang munkar. Dalam beberapa kasus terbukti ternyata umat khususnya kalangan mudanya juga memiliki apresiasi positif terhadap perlunya menegakkan yang ma’ruf dan menghilangkan kemungkaran, tetapi fakta juga menunjukkan bahwa apresiasi itu muncul setelah ada orang atau lembaga yang mencetuskannya terlebih dahulu. Di sini letak pentingnya LDK sebagai artikulator yang pada gilirannya akan menggeret peran serta umat lebih besar.

Akan tetapi perlu diingat, bahwa biar bagaimana LDK tetap terikat dengan sistem perkampusan. Oleh karenanya dalam pelaksanaan peran ini perlu ditempuh cara agar LDK aman dari tuduhan melanggar sistem tersebut, misalnya dengan mengedepankan pendekatan ilmiyah melalui pakar atau lembaga yang kredibel.
Dalam hal ini tindakan artikulasi (baik lisan, tulisan maupun aksi) ini. Demi kredibilitas dan daya dorong dan efek yang ditimbulkan. LDK perlu bahu membahu dengan eksponen da’wah lain Khususnya dengan kalangan pers Islam. Disini mewujudkan kerjasama dengan ICMI, MUI dan lembaga lain semakin penting artinya.

3. LDK sebagai Mediator
Dengan akses yang (mungkin) dimiliki, LDK dapat berperan sebagai mediator antara umat pada satu sisi agar aspirasinya kesampaian, dengan mengambil keputusan di pihak lain. Terkadang aspirasi umat macet disebabkan tidak sampinya kepada pihak yang berkompeten, sementara terdapat kebijakan pemerintah yang tidak populer di kalangan umat karena kurang mengertinya terhadap aspirasi umat.
Di sini peran mediasi (cultural and political broker) menjadi penting artinya. Upaya mengayakan dan menguatkan akses menjadi mutlak karenanya. Dalam hal tindakan mediasi ini sekali lagi, LDK tidak harus berjalan sendiri. Kerjasama dengan eksponen da’wah lain juga mesti dilakukan.

4. LDK sebagai Fasilitator
Dengan ide, akses, fasilitas yang dimiliki, LDK dapat berperan sebagai fasilitator dalam berbagai kegiatan demi tercapainya aspirasi umat, baik dalam kegiatan artikulasi, mediasi maupun aksi.


Di Posting Oleh ; Dorin Mutoif, Alumni SKI periode kepengurusan 2006, jurusan kesehatan lingkungan poltekkes depkes yogyakarta


Di Posting oleh Dorin Mutoif, Alumni SKI periode 2006 Poltekkes depkes yogyakarta

Rabu, 25 Februari 2009

Kata-Kata Mutiara dari Teman-teman, Alumni BEM Direktorat, Jurusan Dan SKI Direktorat dan Jurusan Poltekkes Depkes Yogyakarta Jurusan : Analis, Gizi,

Alumni SKI

Kata-Kata Mutiara dari Teman-teman, Alumni BEM Direktorat, Jurusan Dan SKI Direktorat dan Jurusan Poltekkes Depkes Yogyakarta Jurusan : Analis, Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Gigi dan dan Kesehatan Lingkungan



Ingin Q’temui tepi kesabaran,
Ingin Q’sudahi warna-warna kehidupan,
Letih menginjak deru napas menjadi sesak t’tertahankan
Sakit…..itu dulu,
Sekarang sakit itu menjadi penyedap rasa dalam gado2 perjuangan
Tidak akan membuat kanker otak saat menyantapnya berlebihan,
Tapi akan menjadi vitamin otak penenang hati + pikiran,
Sungguh,….kesabaran itu sebuah keindahan
yang ta mudah kita dapatkan

Buah karya : Ika SKI Jurusan Gizi Periode 2007 Poltekkes Depkes Yogyakarta


Ketika engkau begitu bersedih terhadap sesuatu
Dan tak seorangpun sahabatmu yang berada di sampingmu,
Ketahuilah…..bahwasanya Allah selalu berada di sampingmu
Dan siap mendengarkan keluh kesahmu
Ketika engkau bosan terhadap suatu penantian,
Sadarilah…..bahwasanya Allah selalu menantimu
Dan engkau jarang memperdulikan-Nya, yang Dia tak pernah berpaling darimu
Ketika engkau mendambakan sebuah cinta,
Maka ketahuilah bahwa Allah memiliki cinta yang sejati
Yang takkan pernah pudar untuk selamanya
Yang Dia nantikan bahwa engkau yang akan menjemput indahnya cinta itu
Dan ketika seseorang yang engkau cintai
Tak dapat memberikan yang terbaik untukmu,
Maka ketahuilah ………….
Bahwasanya Dia telah menyiapkan segalanya yang terbaik….Special For U…..
Betapa kita jarang merenungkan semua itu

Buah karya : Ika SKI Jurusan jurusan Gizi Periode 2007 Poltekkes Depkes Yogyakarta


Abu Bakar b’kata : “ iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik,
Orang yang beriman itu lebih manis dari madu,
n m”pertahankan iman itu lebih susah dari meneliti sehelai rambut

Buah karya : Sesi SKI Direktorat Periode 2008 Poltekkes Depkes Yogyakarta

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan muslim,
Yang tetap dalam ketaatannya,
Laki-laki dan perempuan yang benar,
Laki-laki dan perempuan sabar,
Laki-laki dan perempuan Khusyu”
Laki-laki dan perempuan berpuasa,
Laki-laki dan perempuan memelihara kehormatannya,
Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah,
Allah menyediakan mereka ampunan dan pahala yang besar
( Al.Ahzab 35 )

Buah karya : Mba Endah Alumni SKI Jurusan JKL Periode 2006 Poltekkes Depkes Yogyakarta

Seperti kata bijak,
Kesuksesan di sponsori oleh orang-orang yang punya Visi,
Dimiliki oleh orang yang punya keyakinan mendalam,
Di laksanakan oleh orang yang ikhlas,
Di mulai oleh orang yang cerdas,
Dimenangkan oleh orang yang berani,
Diraih oleh orang yang sehat dan kuat,
Di dengarkan oleh orang yang bermotivasi,
Diraih oleh seseorang yang mempunyai perencanaan yang matang
Dan di hasilkan oleh kerja yang selaras …
Dalam tim dengan kerja tuntas

Buah karya : Nurul SKI Direktorat dan SKI Jurusan keperawatan Periode 2007 dan 2008 Poltekkes Depkes Yogyakarta

Ada 4 di pandang “ IBU “
1. Ibu dari segala Obat : sedikit makan
2. Ibu dari segala Adab : sedikit bercakap
3. Ibu dari segala Ibadat : takut berbuat dosa
4. Ibu dari segala Cita-cita : Sabar

Buah karya : Ning BEM Jurusan JKL Periode 2007 Poltekkes Depkes Yogyakarta


DELETE dari pikiran Antum !
1. Saya sangat sibuk
2. Saya tidak bisa
3. Saya tidak berbakat
4. Saya buruk rupa
5. Saya ta’punya apa-apa
6. Nasib saya sangat buruk
7. Saya biasa-biasa saja
“ jangan minder, jangan pesimis, sebab kau paling unggul jika kau Beriman “ 3 : 139
Never put limitations since u start something, if U hava done, U know your limitations BREAKING THE LIMITS !
Buah karya : Ika SKI Jurusan Gizi Periode 2007 Poltekkes Depkes Yogyakarta


Senyum merupakan perkataan tanpa huruf,
Memuaskan orang yang menikmati dan tidak merugikan orang yang memberi,
Tidak membutuhkan waktu lebih dari sekejap mata,
Tapi akan di ingat dalam waktu yang lama,
Tak ada orang yang tidak membutuhkannya
Dan tidak ada orang yang tidak memilikinya
Merupakan Stempel atas perjanjian saling mencintai antara semuanya
Menciptakan rasa rileks bagi yang sedang lelah
Merupakan secercah harapan bagi yang putus asa,
Dan ungkapan bela sungkawa paling indah bagi org yang sdng bersedih
Senyum tidak bisa di beli, di pinjam atau di rampas
So, “ KEEP SMILE “…( ^ _^ )

Buah karya : Tiva Yogyakarta


Taburan bintang, Temani malammu,
hngatkan jiwa d’tengah dNginnya suasana,
Satu persatu kenangan tersusun,
Hiasi mimpi tuk menyambut embun pagi,
Pejamkanlah mata yang lelah
Bersandarlah pada mimpi yang indah,
Senandung malam lelapkanmu
Tuk merangkai hari esok yang indah

Buah karya : Tiva Yogyakarta


Kita harus bisa menyelesaikan hidup sebelum hidup itu selesai.
Wahyu Wijanarko Alumni Jkl 2006


Di Posting : Dorin Mutoif, Poltekkes depkes Yogyakarta Jurusan Kesehatan lingkungan
Occupational and Safety Health, University Of Indonesia

Rabu, 18 Februari 2009

INDAHNYA BERJUANG



Alangkah indah apabila kita serahkan seluruh jiwa dan raga kita hanya untuk Alloh semata. Semua yang kita usahakan tujuannya tidak lain hanya untuk mengharapkan ridho Alloh, dan hanya ridho Alloh.

Mungkin ungkapan itu sangat mudah untuk di ungkapkan, tapi sangat sulit untuk dilakukan dan ditanamkan di dalam hati, tapi sekali tertanam di dalam hati maka akan dapat menghiasi hati seperti bunga menghiasi taman yang indah.

Perjuangan merupakan satu dari sekian banyak cara untuk kita mendapatkan ridho Alloh. Bagi para mahasiswa sering mereka berusaha dengan sekuat tenaga untuk dapat mengenalkan agama agung ini keteman – teman atau ke adik – adik tingkatnya.

Bagi orang yang melihat, bisa jadi mereka mengatakan “ mau – maunya mereka menghabiskan waktu hanya mengurusi urusan yang tidak memberikan jaminan bagi kesuksesan dalam karirnya “. Bagi mereka, terlibat dalam dakwah dalam memfamiliarkan islam ke kalangan yang belum familiar merupakan suatu kegiatan yang membuang – buang waktu dan menguras tenaga yang tiada hasil yang dapat dipetik. Tapi beda bagi kita yang sudah familiar dengan islam, yang sudah menikmati indahnya berdakwah yang semata – mata hanya untuk Alloh, tidak untuk yang lain.

Nikmatnya terlibat dalam aktivitas dakwah tidak instan langsung kita dapatkan begitu saja, butuh proses dan pemahaman yang mendalam yang sebenarnya jika kita belajar – dan terus belajar pemahaman itu akan kita temukan secara otomatis, tanpa harus menghafal dan lainya. Pemahaman berbeda dengan materi, jika materi adalah sesuatu yang kita pikirkan atau kita tanamkan dalam otak, sedangkan pemahaman sesuatu yang kita tanamkan dalam hati sehingga dapat kita rasakan dan mempengaruhi aktivits kita.

Secara hakikatnya semua hanyalah Alloh yang memberikan, kita sebagai manusia hanya bisa berusaha sekuat tenaga agar kita dapat dijadikan jalan untuk tersampaikannya hidayah dari Alloh kepada orang lain.

Semakin kita terjun dalam aktivitas dakwah, semakin kita merasa butuh untuk tetap aktif dalam aktivitas tersebut. Bukan sesuatu yang ada di dunia yang kita harapkan, tetapi sesuatu yang ada di akhirat yang hanya dimiliki oleh Alloh dan hanya Alloh yang bisa memberikannya, yaitu surga.

Wahai saudaraku yang sudah berkecimpung dalam aktivitas dakwah, berusahalah sekuat tenaga supaya kita menjadi prajurit – prajurit Alloh, yang balasannya tiada lain yaitu surga. Yaitu suatu tempat yang belum dapat kita bayangkan keindahannya, dan hanya Alloh lah yang mampu menciptakan untuk hamba – hambanya yang berjuang di jalan dakwah dan orang – orang yang diridhoiNya untuk mendapatkannya.

Wahai saudaraku yang masih menunggu waktu untuk bergabung dalam barisan dakwah, cobalah untuk bergabung walaupun andil kita tidak seberapa tampak di mata orang, tapi insya Alloh, Alloh akan memberikan sesuatu yang berada diluar jangkauan kita, atas apa yang kita lakukan. Ikhlaskanlah semua yang sudah anda berikan dan berusalah menikmati kepuasan yang anda dapatkan dengan bergabung dijalan dakwah. Semoga kita dapat merasakannya sampai akhir hayat kita . Allohu Akbar.... Allohu Akbar.....Allohu Akbar.......


Semangat !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

by rury irawan

Minggu, 01 Februari 2009

Mengapa Kita Membela Palestina 2

Aksi Solidaritas Untuk Rakyat Palestina


Mengapa Kita Membela Palestina

Mengapa ada di antara kita, yang masih belum peduli terhadap permasalahan palestina………?

Ada juga sebagian orang yang mengatakan “ ngapain sih kita repot-repot membela palestina, orangnya saja tidak kita kenal, sementara urusan negeri sendirisaja belum beres, masih amburadul di mana – mana “

Penyebab ketidak pedulian sebagian umat muslim, terhadap permasalahan palestina adalah satu yaitu kurangnya pengetahuan terhadap urgensi tanah suci palestina bagi umat muslim.

Beberapa alasan mengapa harus membela palestina :

1. Palestina adalah tanah yang di sekelilingnya di berkahi Alloh swt, yang merupakan tempat berdirinya masjidil Aqso

2. Al Aqso merupakan kiblat pertama umat muslim, sejak pertama kali perintah sholat di berlakukan untuk manusia. Al Aqso adalah kiblat pertama sebelum ka’bah ( Arah kiblat sekarang )

3. Al Aqso adalah tempat bersejarah peristiwa isro’mi’roj nabi Muhammad saw. Berdasarkan surat al isra’ 1 di jelaskan : bahwa nabi Muhammad saw telah melakukan perjalanan pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqso, yang merupakan peristiwa isro’ kemudian dari masjidil aqso, rosulullah saw naik ke sidratul muntaha untuk memperoleh perintah solat lima waktu. Sudah sangat jelas bahwa palestina merupakan tempat bersejarah bagi umat islam. Tempat yang tidak dapat di pisah-pisahkan dari hati umat islam.

4. Palestina merupakan tanah suci para nabi yang merupakan tempat tinggal para nabi. Para nabi dan rosul dahulu kala hidup di seputar masjidil Aqso seperti nabi sulaiman beserta ayahnya nabi daud, nabi ibrahim, nabi musa dan nabi isa as. Yang paling berhak untuk menjaga kesucian tanah palestina adalah umat muslim, bukan yahudi / nasrani. Oleh karena itu sudah sepantasnya bila palestina adalah milik islam bukan yahudi. Negara yang berdiri adalah palestina bukan Israel.

5. Bila mekah adalah mercusuar islam yang pertama, dan madinah adalah kota yang meneguhkan islam hingga pelosok Arabia, maka yerusalem ( palestina ) adalah kota yang menjadikan islam bersinar dari maroko hingga Indonesia bahkan sampai new york.

6. Dalam pembukaan UUD 1945 paragraf I di sebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak semua bangsa oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Palestina adalah satu – satunya tempat di dunia ini yang masih mengalami penjajahan secara tradisional. Pembunuhan, pelanggaran hak asasi manusia,, pembantaian, pemerkosaan, dll. Wajar kalo kita sebagai bangsa yang berperi kemanusiaan membela palestina yang merupakan saudara kita, bukankah islam tidak mengenal batasan geografis ……. ? Bukankah Islam satu ………..?

7. Tanah palestina adalah tanah jihad abadi, tempat terciptanya syahid dan syahidah. Tempat pertempuran yang kekal antara kafir dan muslim dalam memperebutkan tanah palestina. Tidak terhitung berapa banyak tetesan darah muslim di korbankan untuk terus menerus membela kesucian Al Aqso, menjaga palestina.

Lalu apakah kita hanya berdiam diri saja, ketika masjid suci kita umat muslim, perlahan – lahan tapi pasti akan di hancurkan oleh kaum zionis israel.kaum zionis yang tidak berperi kemanusiaan, yang akan menggantikan masjid Al Aqso dengan Sinagog yahudi yang telah mereka rancang, penggalian – penggalian terus berlangsung dan kerusakan Al Aqso semakin banyak terjadi bukan hanya itu saja, yahudi telah menginjak injak kesucian Al Aqso, mereka membakar Al Aqso, menjadikannya sebagai tempat pariwisata, melarang muslim di bawah usia 40 tahun untuk beribadah di sana.

Sahabat, umat yahudi telah menyiapkan unta merah yang menandakan sudah sebentar lagi Sinagog tersebut berdiri. Umat islam dunia, di mana kalian ? bukankah muslim adalah umat terbesar di dunia ? di sana, di tanah palestina, masjid suci kita akan di hancurkan.

Jangan berdian diri ?

Banyak yang dapat kita lakukan untuk membela palestina ?

Disusun Oleh : Dorin Mutoif Waka SKI, Alumni SKI Periode 2006 Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes depkes yogyakarta

Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA

Sistem ECVT

Presiden Mahmoud Ahmadinejad of Iran


Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA

Ilmuwan Indonesia menciptakan pemindai empat dimensi pertama di dunia. Laboratoriumnya hanya ruko sederhana. Sangat diperlukan untuk industri perminyakan. Teknologi tersebut adalah teknologi ECVT (electrical capacitance volume tomography). ECVT adalah sistem pemindai berbasis medan listrik statis yang mampu menghasilkan citra obyek volumetrik dan real time (seketika). Pada dasarnya, teknologi ECVT adalah teknologi scanning atau fotokopi yang bisa melihat secara real time dan 3 dimensi gerak bahan di dalam boiler, reaktor industri, pipa, dsb, meskipun bertekanan dan bersuhu tinggi. Teknologi ECVT bisa diterapkan di berbagai bidang mulai dari bidang industri, kedokteran, pertambangan, proses kimia, body scan untuk keperluan security, pencitraan aktifitas di dalam gunung berapi atau semburan lumpur panas, dll.

Teknologi tersebut kini dipakai oleh Badan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration (NASA). “Guna penerapan pada pemindaian obyek dielektrika pada saat misi antariksanya,” demikian tulis editorial jurnal Industrial and Engineering Chemistry Research edisi Januari 2009, yang diterbitkan oleh American Chemical Society. NASA, dalam jurnalnya yang dipublikasikan di Measurement Science and Technology yang terbit di Inggris, menyatakan telah memanfaatkan teknologi ECVT untuk memindai keberadaan air di permukaan luar pelapis sistem pelindung panas pada dinding pesawat ulang-aliknya. Teknologi ECVT mampu menghasilkan citra volumetrik dan real time dari konsentrasi air yang terakumulasi pada dinding luar pesawat ulang-alik.

Adalah Dr. Warsito yang menemukan dan mengembangkan teknologi ECVT ini. Ilmuwan muslim dari Indonesia ini juga sebagai pemilik paten ECVT yang didaftarkan di dokumen paten AS. Dr. Warsito meraih gelar pendidikan S1 s.d S3 di Shizuoka University, Jepang. Dia adalah Ketua Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI) dan Ketua Dewan Penasehat Institute for Science and Technology Studies (Istecs). Pernah meraih penghargaan Tokoh Muda Indonesia (Gatra, 2003) dan meraih penghargaan Yang Mengubah Indonesia (Tempo, 2006). Dr. Warsito mengembangkan teknologi ECVT di Center for Tomography Research Laboratory (CTECH Labs), sebuah laboratorium pada ruang berukuran 5 x 8 meter di sebuah ruko berlantai dua di Tangerang. CTECH boleh saja disebut laboratorium “kelas ruko”, tapi karya yang dihasilkannya sungguh “berkualitas ekspor”. Betapa tidak, CTECH di bawah pimpinan Warsito berhasil menciptakan alat pemindai empat dimensi (4D) pertama di dunia. Karyanya itu diluncurkan pertama kali di Koffolt Laboratories, Department of Chemical and Biomolecular Engineering, Ohio State University, Columbus, Ohio, Amerika Serikat, November lalu.

Bangsa Indonesia harus bangga dengan temuan yang bisa diaplikasikan langsung secara luas di dunia industri ini. Temuan atas teknologi pencitraan secara 3 dimensi sempat menjadi headlines di media electronik maupun cetak yang menyangkut sains dan teknologi di seluruh dunia belum lama ini. Berita yang pertama kali dirilis oleh Ohio State Research News pada tanggal 27 Maret 2006 itu kemudian dikutip oleh ScienceDaily (AS), Scenta (Inggris), Chemical Online, Electronics Weekly dan hampir seluruh media pemberitaan iptek di segala bidang dari energi, kedokteran, fisika, biologi, kimia, industri, elektronika hingga nano-teknologi dan antariksa di seluruh dunia. (gtr/kt-uw/bi-mbu/hdn)

Disusun Oleh : Dorin Mutoif, Alumni SKI Periode 2006 Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes depkes yogyakarta
Kesehatan dan keselamatan Kerja, Universitas indonesia

Sabtu, 31 Januari 2009

Dari Inggris, Indonesia… untuk Gaza

PM Turki Recep Tayyip Erdogan dan PM Nuri Al Maliki

Solahudin Al Ayyubi

Presiden Susilo Bambang Yudoyono

Dari Inggris, Indonesia… untuk Gaza

kondisi korban kebiadaban zionis Israel tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, sangat mengenaskan, yang syahid maupun yang luka-luka. Tidak pandang bulu, laki-laki ataupun anak-anak dan wanita. Gaza maaati, Gaza terbakar hancur, wahai dunia Islam!

Puluhan meninggal, ratusan luka-luka… terkapar tak berdaya… anak-anak tergeletak mengenaskan… seorang ibu mencari anggota keluarganya di bawah puing-puing bangunan dan asap tebal… bau misiu dan bekas kebakaran mengerikan… pemandangan yang tidak bisa digambarkan dengan kamera sekalipun.

Tercatat, sampai sekarang sudah 350 syuhada’ Gaza dan 1700 luka-luka. Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah.

Di London, surat kabar-surat kabar memberitakan, pemusnahan secara membabi buta, penggulingan sistematis terhadap pemerintahan yang sah dan penghancuran terhadap Hamas tidak akan bisa dilaksanakan, justeru rakyat Palestina akan semakin mendukung pemerintahan mereka dalam menghadapi kedzaliman Zionis Israel, dan semakin menguatkan perjuangan Hamas.

Di Iran, lebih dari 1100 orang telah mendaftarkan diri menjadi mujahid, relawan siap terjun di Gaza membantu saudara-saudaranya. Pendaftaran itu dibuka melalui internet, sebuah website yang dikelola oleh lembaga Islam. Tokoh revolusi Iran, Ali Humaini kemarin memfatwakan wajib bagi setiap muslim di seluruh belahan dunia untuk membantu muslim Gaza dengan cara apapun. Dan siapa saja yang meninggal dalam rangka itu, ia meraih syahid.

Di Afghanistan, kelompok Thaliban menyerukan agar umat muslim dunia bersatu melawan kebiadaban Israel. Atas nama Partai Islam Afghanistan, Qalbuddin Hikmatyar menengaskan bahwa penyerangan nterhadap kamp tentara Amerika di Kabul Selatan merupakan aksi nyata solidaritas terhdap Gaza yang sedang dibumi hanguskan oleh Israel atas dukungan penuh Amerika.

Di Indonesia, Front Pembela Islam telah membuka pendaftaran relawan mujahid untuk diberangkatkan ke Palestina. Setiap yang sehat dan memiliki komitmen keimanan yang kuat akan kami latih terlebih dahulu di dalam negeri kita untuk selanjutnya kami akan kirim mereka ke Palestina, demikian kata sekjen FPI, Ahmad Shabri Lubis. Serentak unjuk rasa merebak di kota-kota besar Indonesia, dari kelompok mahasiswa, ormas, orpol, dan kelompoka masyarakat lainnya.

Di Arab Saudi, ratusan demonstran dibubarkan paksa oleh aparat keamanan dengan menembakkan peluru karet kepada kerumunan demonstran itu.

Di Mesir, ratusan ribu berunjuk rasa mendesak pemerintahnya untuk mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina dan mendesak membuka perbatasan Gaza-Meser, pintu Rafah. Bahkan Ketua Ikhwanul Muslimin Mesir, Mahdi Akif mendesak Mubarok untuk taubat keapda Allah, atas perilaku pemerintahnya mendukung Israel.

Di Palestina, Hamas menegaskan bahwa penyerbuan biadab ini menjadi pemantik Intifadhah jilid ketiga, sebuah perlawanan massif dari seluruh rakyat Palestina, tanpa terkecuali terhadap Zionis Israel. Intifadhah, sebutan yang menyeramkan bagi tentara dan rakyat Israel. Karena setiap rakyat Palestina menghendaki syahid, justeru setiap tentara dan rakyat Israel menghendaki hidup.

Akan ada lagi manusia-manusia siap meledakkan diri –istisyhad- dan roket-roket Al Qassam yang menghantui tentara dan warga Yahudi. (io/ut)

Disusun Oleh : Dorin Mutoif Waka SKI Periode 2006 Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes depkes yogyakarta